Kendari — Universitas Muhammadiyah Kendari (Unismuh Kendari) kembali menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan sumber daya manusia berkualitas melalui intensifikasi kerjasama dengan berbagai sektor industri dan perusahaan. Langkah strategis ini difasilitasi oleh Unit Kemanusiaan Mahasiswa kampus yang berlokasi di Kendari, Sulawesi Tenggara, sebagai wadah untuk mengoptimalkan interaksi antara akademisi dan dunia kerja profesional.
Berdasarkan informasi yang diperoleh pada tanggal 23 April 2026, Universitas Muhammadiyah Kendari telah menjalin kesepakatan kerjasama dengan sedikitnya 15 perusahaan multinasional dan perusahaan lokal berskala menengah hingga besar dalam berbagai sektor, mulai dari energi, pertambangan, teknologi informasi, hingga sektor jasa keuangan. Kerjasama ini mencakup program magang, rekrutmen tenaga kerja lulusan, transfer teknologi, dan pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri modern.
Unit Kemandirian Mahasiswa, sebagai divisi penunjang akademik yang bertanggung jawab langsung kepada Rektorat, menjadi tulang punggung dalam mengkoordinasikan seluruh rangkaian aktivitas kolaborasi ini. Unit ini memiliki tugas khusus untuk memastikan bahwa setiap kesepakatan yang ditandatangani memberikan manfaat optimal bagi mahasiswa dan institusi pendidikan.
Latar Belakang dan Motivasi Kerjasama
Dalam era globalisasi dan transformasi digital yang semakin pesat, permintaan pasar terhadap tenaga kerja terampil dan adaptif terus meningkat. Namun, gap antara kompetensi lulusan perguruan tinggi dengan ekspektasi industri masih menjadi tantangan serius di Indonesia. Menyadari hal ini, Universitas Muhammadiyah Kendari merasa perlu untuk mengambil langkah proaktif dalam menjembatani kesenjangan tersebut.
Dr. Ir. H. Bambang Sutrisno, Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, melalui wawancara eksklusif menjelaskan alasan strategis di balik intensifikasi kerjasama ini. “Kami memahami bahwa pendidikan tinggi bukan hanya tentang transfer ilmu pengetahuan secara teoritis, melainkan juga tentang persiapan mahasiswa untuk terjun ke dunia kerja yang kompetitif. Oleh karena itu, kami percaya bahwa kolaborasi dengan industri adalah keharusan, bukan pilihan,” ungkap Rektor Sutrisno dengan tegas.
Rektor Sutrisno menambahkan bahwa visi Unismuh Kendari adalah menjadi universitas yang tidak hanya menghasilkan lulusan berpengetahuan luas tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang langsung dapat diterapkan di dunia kerja. “Kami ingin mahasiswa kami tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki pengalaman praktis, memahami dinamika industri, dan siap berkontribusi dari hari pertama mereka bekerja,” lanjutnya dengan penekanan pada komitmen institusi.
Struktur dan Mekanisme Kerjasama
Kerjasama antara Universitas Muhammadiyah Kendari dengan berbagai industri tidak dilakukan secara ad-hoc, melainkan melalui struktur organisasi yang terukur dan terkoordinasi dengan baik. Unit Kemandirian Mahasiswa berperan sebagai jembatan komunikasi antara pihak akademik dan dunia industri, memastikan bahwa setiap program yang dijalankan memiliki standar kualitas yang tinggi.
Kepala Unit Kemandirian Mahasiswa, Hj. Siti Nurhaliza, S.H., M.M., menjelaskan mekanisme pelaksanaan kerjasama. “Unit kami memiliki tiga pilar utama dalam mengelola kerjasama industri. Pertama adalah program magang terstruktur, kedua adalah joint curriculum development atau pengembangan kurikulum bersama, dan ketiga adalah knowledge transfer dan skill-building workshop,” papar Kepala Unit tersebut dengan detail.
Menurut Nurhaliza, program magang terstruktur yang ditawarkan bukanlah magang tradisional yang sekadar memberi tugas administratif. “Kami merancang program magang sehingga mahasiswa benar-benar dilibatkan dalam proyek-proyek nyata yang sedang dikerjakan oleh industri. Mereka mendapatkan mentoring dari profesional berpengalaman, sehingga pembelajaran yang diperoleh relevan dan dapat langsung diaplikasikan,” jelasnya.
Sementara itu, program pengembangan kurikulum bersama melibatkan akademisi dan praktisi industri untuk secara berkala mengevaluasi dan menyesuaikan materi pembelajaran. “Kami melakukan pertemuan reguler dengan para ahli dan pemimpin industri untuk memastikan bahwa kurikulum yang kami ajarkan tetap relevan dengan perkembangan terkini dan kebutuhan pasar,” tambah Nurhaliza.
Mitra Industri dan Sektor-Sektor Strategis
Komitmen Universitas Muhammadiyah Kendari dalam menjalin kerjasama industri terbukti dari diversifikasi sektor mitra yang melibatkan berbagai bidang usaha. Salah satu mitra strategis utama adalah PT. Energi Sulawesi Sejahtera, sebuah perusahaan multinasional yang bergerak di bidang energi terbarukan dan pertambangan. Perusahaan ini telah menjalin kerjasama dengan Unismuh Kendari sejak 2024 dan terus memperluas jangkauan program magang serta beasiswa untuk mahasiswa berprestasi.
“Kami sangat menghargai komitmen Universitas Muhammadiyah Kendari dalam mempersiapkan tenaga kerja muda yang berkualitas. Melalui kerjasama ini, kami tidak hanya mendapatkan akses ke talenta muda berbakat, tetapi juga memiliki kesempatan untuk membentuk karakter dan kompetensi mereka sesuai dengan kebutuhan industri kami,” ujar Budi Cahyono, Direktur Sumber Daya Manusia PT. Energi Sulawesi Sejahtera.
Selain itu, Universitas Muhammadiyah Kendari juga menjalin kerjasama dengan PT. Teknologi Informasi Nusantara (PTIN), sebuah startup teknologi yang berkembang pesat di Kendari. Perusahaan ini menawarkan program khusus dalam pengembangan aplikasi mobile dan artificial intelligence untuk mahasiswa program studi Teknik Informatika. “Kami percaya bahwa kolaborasi akademik-industri seperti ini akan menghasilkan inovasi yang berkelanjutan dan menciptakan ekosistem digital yang sehat di kawasan Sulawesi Tenggara,” kata Rika Wijaya, Founder dan CEO PTIN.
Sektor keuangan juga menjadi fokus kolaborasi dengan kehadiran PT. Bank Pembangunan Sulawesi Tenggara yang telah menjalin kerjasama dalam program financial literacy dan pelatihan banking operations untuk mahasiswa program studi Akuntansi dan Manajemen. Sektor logistik dan distribusi, melalui PT. Pelabuhan Kendari Modern, juga memberikan kesempatan magang bagi mahasiswa teknik dan manajemen.
Dampak Positif dan Hasil Nyata
Program kerjasama industri yang telah berjalan selama kurang lebih dua tahun ini telah menunjukkan hasil yang sangat positif dan signifikan. Data internal Universitas Muhammadiyah Kendari menunjukkan peningkatan tingkat penempatan lulusan yang drastis, dari 68 persen pada tahun 2023 menjadi 87 persen pada tahun 2025. Angka tersebut jauh melampaui target awal dan menunjukkan kepercayaan industri terhadap kompetensi lulusan Unismuh Kendari.
Dr. Suprapto, M.B.A., Wakil Rektor Bidang Akademik, menjelaskan bahwa peningkatan tingkat penempatan ini juga disertai dengan peningkatan kualitas pekerjaan yang diperoleh mahasiswa. “Kami tidak hanya mengukur kesuksesan dari tingkat penempatan saja, melainkan juga dari tingkat kepuasan industri terhadap kinerja lulusan kami. Hasil survey menunjukkan bahwa 91 persen industri mitra menyatakan puas atau sangat puas dengan performa alumni kami di tempat kerja,” ujar Wakil Rektor Suprapto.
Selain itu, program kerjasama ini juga telah melahirkan beberapa innovation projects yang diakui secara nasional. Mahasiswa dari Program Studi Teknik Mesin berhasil mengembangkan prototipe mesin pengolah limbah organik yang inovatif melalui bimbingan langsung dari engineers PT. Energi Sulawesi Sejahtera. Proyek tersebut bahkan memenangkan kompetisi green technology award tingkat nasional pada bulan Februari 2026.
Dari segi financial, kerjasama ini juga memberikan dampak ekonomi bagi mahasiswa. Selama menjalani program magang, sebagian besar mahasiswa mendapatkan allowance atau honor yang berkisar antara 2 hingga 4 juta rupiah per bulan, tergantung dari jenis industri dan lamanya waktu magang. Hal ini tidak hanya membantu mahasiswa secara finansial tetapi juga memberikan pengalaman bekerja yang lebih bermakna.
Testimoni dari Anita Salsabila, mahasiswa angkatan 2023 Program Studi Manajemen yang telah menyelesaikan magang di PT. Bank Pembangunan Sulawesi Tenggara, mencerminkan pengalaman positif peserta program. “Saya sangat berterima kasih kepada Unit Kemandirian Mahasiswa yang telah menghubungkan saya dengan PT. Bank Pembangunan. Melalui program magang ini, saya tidak hanya belajar tentang operasional bank yang nyata, tetapi juga mendapatkan mentoring dari para profesional berpengalaman. Akhirnya, saya malah ditawarkan posisi tetap di bank tersebut bahkan sebelum saya lulus kuliah,” cerita Anita dengan antusiasme.
Tantangan dan Strategi Ke Depan
Meskipun program kerjasama industri telah menunjukkan kesuksesan yang signifikan, Universitas Muhammadiyah Kendari juga mengakui adanya berbagai tantangan yang perlu diatasi. Salah satu tantangan utama adalah memastikan kualitas konsistensi program di semua program studi, terutama di program studi yang relatif baru atau yang memiliki industri mitra yang terbatas.
“Kami masih perlu memperluas jangkauan kerjasama ke sektor-sektor baru dan juga ke perusahaan-perusahaan kecil menengah yang potensial. Selain itu, kami juga perlu memastikan bahwa manfaat program kerjasama ini tidak hanya dinikmati oleh mahasiswa dari program studi tertentu, melainkan merata di seluruh lingkungan akademik kami,” jelas Kepala Unit Kemandirian Mahasiswa Siti Nurhaliza.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Universitas Muhammadiyah Kendari telah merancang strategi jangka panjang yang komprehensif. Pertama, universitas akan memperluas jaringan mitra industri dengan menargetkan penambahan 10 mitra baru di berbagai sektor dalam dua tahun ke depan. Kedua, universitas akan mengembangkan platform digital yang memudahkan koordinasi antara akademisi, mahasiswa, dan industri. Ketiga, universitas akan meningkatkan kapasitas Unit Kemandirian Mahasiswa dengan menambah staf dan resources yang dibutuhkan.
“Kami juga berencana untuk mengembangkan entrepreneurship hub yang akan mendukung mahasiswa yang ingin memulai bisnis mereka sendiri. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk tidak hanya menghasilkan job seekers tetapi juga job creators,” tambah Dr. Bambang Sutrisno.
Penutup
Kerjasama strategis antara Universitas Muhammadiyah Kendari dengan berbagai industri melalui Unit Kemandirian Mahasiswa merepresentasikan langkah maju yang signifikan dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi di era modern. Program ini telah membuktikan bahwa kolaborasi antara akademisi dan industri bukan hanya meningkatkan kualitas lulusan, tetapi juga menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih dinamis dan relevan dengan realitas pasar kerja.
Dengan terus memperkuat kerjasama ini, Universitas Muhammadiyah Kendari menunjukkan dedikasi nyata dalam mempersiapkan generasi muda Sulawesi Tenggara untuk bersaing di tingkat nasional dan internasional. Seiring dengan upaya berkelanjutan untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas program, dapat diharapkan bahwa lulusan Unismuh Kendari akan terus menjadi asset berharga bagi pembangunan ekonomi dan sosial di kawasan Sulawesi Tenggara dan Indonesia pada umumnya.
—
Berita ini ditulis berdasarkan wawancara dengan pihak manajemen Universitas Muhammadiyah Kendari pada tanggal 23 April 2026.